Part 19 Pergi ke puncak . KanSha (END)
novel.goshere.xyz Situs Berbagi Cerita, Baca novel online gratis beragam cerita. Temukan aneka novel romance, novel horor, dan novel adult romance. Saat ini novel.goshere.xyz Situs Berbagi Cerita Part 19 Pergi ke puncak . KanSha (END)
Setelah Asha di rawat di rumah sakit , akhirnya Asha di perbolehkan pulang oleh dokter .
Senang .
Itu yang Asha rasakan sekarang . Yang ia sangat rindukan adalah sekolah . Suasana sekolah yang membuatnya rindu .
Walaupun kata Dilan rindu itu berat , biar Dilan aja , tapikan Asha tetap rindu . Memang Dilan doang yang boleh rindu ?
Sekarang hari pertama Asha ke sekolah . Sesampainya di sana , Asha langsung di sambut oleh semua orang yang mengenal Asha . Berita Asha di culik itu sudah menyebar ke satu sekolah . Dan semenjak itu .... followers di instagram Asha meningkat . Uhuy...
Dan dari itu , sekarang banyak orang yang mengenal Asha . Asha melihat ada tulisan "SELAMAT DATANG ASHA !."
Dan mereka semua serempak bersuara "SELAMAT DATANG ASHANDA !...." dan mereka pun bertepuk tangan . Gak cuman murid yang di sana , ada guru juga .
Asha jadi penasaran , siapa yang bikin ide seperti ini . Asha pun mengucapkan makasih ke semuanya atas kejutan yang di buat . Saat bel berbunyi , semua bubar masuk ke dalam kelasnya masing masing .
"Arkan .... emm siapa yang bikin ide kayak gini ?." Tanya Asha .
"Aku ."
"WOW !! Serius ?." Tanya Asha . Arkan pun mengangguk . Dan tiba tiba Arkan memberinya sebuah kotak .
"Apa ini ?." Tanya Asha .
"Buka aja ." Asha pun langsung membukanya . Asha sangat terkejut apa yang ada di dalamnya . ITU BAJU YANG ASHA MAU DARI DULU...
"aaaaaa makasih ." Saking senangnya , ia sampai kelepasan memeluk Arkan .
"Aaaaa makasih ya ." Dan Asha pun tersadar dengan posisinya . "E-emm ma-af ." Ucap Asha dan melepas pelukannya .
Arkan pun membawa Asha kedalam kedapannya lagi .
Dug . Dig . Dag . Dig . Dug . Dig . Dag . Dig . Dug . Suara sepatu kuda . Eh salah ya ?
Jantung Asha seakan mau loncat . Asha pun memegang dadanya , agar jantungnya tidak loncat . Kan kalo loncat berabe .
"Sama sama ...... aku seneng kalo kamu seneng sama apa yang aku kasih ." Ucapnya . Lalu mengelus kepala Asha pelan .
"E-em ... udah ih . Gak enak di liat sama yang lai-."
"Biarin gini dulu sebentar aja ." Ucap Arkan . Asha pun mengangguk .
"Kalo lo emang bahagia sama dia . Gue rela sha . Asal gue gak mau liat lo sedih lagi ." Batin seseorang . 1
***
Jam istirahat pun tiba . Asha sudang melihat Arkan yang menunggunya di depan pintu . Asha pin menghampirinya .
"Mau apa ke sini ?." Tanya Asha .
"Mau kekantin bareng kamu lah ." Jawab Arkan .
"B-barengan ?." Arkan pun mengangguk .
Merekapun pergi ke kantin bersama . Sesampinya di sana , Asha dan Arkan langsung duduk di tempat Reyhan dan teman teman nya .
"Hai ." Sapa Asha . Merekapun membalasnya .
"Eh , mon maap nih . Ini siapa yang duduk bareng abang gue ya ?." Goda Asha .
Arin pun tersipu malu . Pipinya sudah merah seperti tomat .
"Kenalin ini Arin , pacar gue ." Ucap Reyhan yang sukses membuat semua yang ada di meja itu terkejut .
Sesampainya mereka di perpustakaan , Arin langsung duduk di tempat yang kosong . Sedangkan Reyhan sedang mengambil buku .
Setelah Reyhan mendapatkan bukunya , ia langsung menghampiri Arin .
"Udah ?." Tanya Arin . Reyhan pun mengangguk .
"Rin ." Panggil Reyhan . Arin langsung menoleh .
"Gue mau ngomong ." Ucap Reyhan .
"Mau ngomong apa ?." Tanya Arin .
"E-em sebenernya .... gue udah suka sama lo dari kelas 10 . Gue gak berani ngomong langsung ke lo . Gue gak deketin lo karena gue takut gue suka cuman sendiri . Nah , berhubung bentar lagi kita lulus . Jadi gue baru ngomong ." Ucap Reyhan .
"A-aku juga suka sama kamu dari kelas 10." Ucap Arin malu - malu .
Reyhan pun menggaruk lehernya tak gatal . "Jadi ?." Tanya Reyhan .
"Hah ? Jadi ?." Jawab Arin teka mengerti .
"Mau gak ?."
"Mau apa sih ?."
"Ish ..... maugaklojadipacargue." Ucap Reyhan cepat .
"Hah ? Jangan cepet cepet ."
"Mau .... Gak .... lo ..... jadipacargue."
"Mau ." Jawab Arin cepat dan memalingkan mukanya . Karena Arin tidak mau Reyhan melihat muka Arin yang sudah merah .
"Beneran ?." Tanya Reyhan .
"Omongan kalo udah di ucapin gak boleh di ulang lagi ." Ucap Arin sambil tersenyum . Yang sukses membuat Reyhan ikut tersenyum .
"Gue tau kok gak perlu di kenalin lagi ." Ucap Asha .
"Lo kok udah tau ? Kan lo gak tau Arin ?." Tanya Reyhan bingung .
Asha pun menceritakan semuanya , awal mula Asha bertemu dengan Arin .
"Gimana kalo kita ke puncak aja ?." Tanya Sisil .
"Mau apa emang ?." Ucap semuanya serempak .
"Ish ... gak usah barengan dong ." Ucap Sisil kesal .
"Sok .... atuh apa geulis ." Goda Asha . (Artinya : sok ... apa atuh cantik .)
"Ya kan liburan sebentar emangnya gak boleh ?." Tanya Sisil .
"Iya deh ." Ucapnya serempak . Sisil pun meajukan bibirnya .
"Kamu beneran mau ke sana ?." Tanya Arkan .
"Iya lah .... kapan lagi aku ke puncak coba ." Jawab Asha .
"Tapi kan kamu baru sembuh ." Ucap Arkan .
"E-ekm .... ada yang aku - kamuan nih ." Goda Rangga .
"Pan sih ." Ucap Arkan dan Asha serempak .
Haiii kumaha damang ? Yang gak tau artinya translate aja wkwk .
Gimana atuh ? Suka gak sama part ini ?
Kalo suka atuh tolong di pencet tombol vote nya....